Category: Pengetahuan

Definisi dan Teori Pembangunan Ekonomi

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pengertian pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk suatu masyarakat meningkat dalam jangka panjang dengan perubahan ciri-ciri penting suatu masyarakat, yaitu perubahan baik dalam hal teknologi, pola pikir masyarakat, maupun kelembagaan (Nugroho dkk, 2004).

Pembangunan ekonomi berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi dimana pertumbuhan ekonomi akan mendorong pembangunan ekonomi, dan begitu pula sebaliknya (Djojohadikusumo, 1991). Pertumbuhan ekonomi merupakan proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Dengan begitu suatu negara dikatakan ekonominya tumbuh bila terjadi kenaikan GNP rill di negara tersebut.

Walaupun terdengar mirip, pembangunan ekonomi berbeda dengan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan output produksi yang dihasilkan. Sedangkan pembangunan ekomomi lebih bersifat kualitatif, yaitu juga mempertimbangkan perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi imput dari berbagai sektor perekonomian, seperti lembaga, pengetahuan, sosial, dan teknik (Safril dkk, 2013).

Ada empat hal yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi, yaitu:

  • Pembangunan sebagai suatu proses
  • Pembangunan sebagai usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
  • Kenaikan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang
  • Hukum dalam pembangunan ekonomi

Teori Pembangunan Ekonomi

Teori Pembangunan Adam Smith

Teori Ricardian

Teori Malthus

Teori Schumpeter

Teori Keynes

Bagaimana Membangun Kebiasaan Baik dalam 4 Langkah Sederhana

4 langkah sederhana bagaimana membangun kebiasaan baik dan menghilangkan kebiasaan buruk yang dirangkum dari buku Atomic Habit karya James Clear dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Bagaimana Menciptakan Kebiasaan Baik
Hukum pertama (Petunjuk)Menjadikannya terlihat
Hukum kedua (Gairah)Menjadikannya menarik
Hukum ketiga (Tanggapan)Menjadikannya mudah
Hukum keempat (Ganjaran)Menjadikannya memuaskan
Bagaimana Menghilangkan Kebiasaan Buruk
Kebalikan hukum pertama (Petunjuk)Menjadikannya tidak terlihat
Kebalikan hukum kedua (Gairah)Menjadikannya tidak menarik
Kebalikan hukum ketiga (Tanggapan)Menjadikannya sulit
Kebalikan hukum keempat (Ganjaran)Menjadikannya tidak memuaskan

Setiap kali ingin membangun kebiasaan baru, kita cukup bertanya pada diri sendiri:

  • Bagaimana saya menjadikannya terlihat?
  • Bagaimana saya menjadikannya menarik?
  • Bagaimana saya menjadikannya mudah?
  • Bagaimana saya menjadikannya memuaskan?

Rangkuman Buku Coaching For Result Karya Berny Gomulya, dkk

Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kesuksesannya dalam meraih prestasi, profit, dan penghargaan, tetapi juga dari sejauh mana dia berhasil menciptakan pemimpin-pemimpin baru. Oleh karena itu, apabila anda ingin menjadi sosok pemimpin yang transformatif, maka kemampuan coaching sangat diperlukan agar dapat mengubah seorang follower menjadi leader. Salah satu buku tentang coaching yang telah penulis baca dan rekomendasikan bagi pembaca adalah Coaching For Result karya Berny Gomulya, dkk.

Continue reading…

Memecahkan Masalah dan Mengambil Keputusan Secara Efektif untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi

Setiap orang pasti memiliki masalah dan perlu diingat bahwa apapun masalah yang kita hadapi pasti telah disesuaikan oleh Allah berdasarkan kemampuan kita masing-masing. Tugas kita adalah berusaha memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara efektif berdasarkan kondisi yang ada. Oleh sebab itu diperlukan pendekatan untuk memecahkan masalah yang dapat diterapkan pada setiap situasi.

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menunjukan sebuah metode memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara cerdas dan efektif yang dirangkum dari buku Problem Solving and Decision Making for Improvement karya Berny Gomulya. Proses memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara efektif yang dijelaskan dalam artikel ini terdiri atas 4 langkah, yaitu:

Continue reading…

Setelah Lulus Kuliah Sebaiknya Langsung Kerja atau Lanjut S2?

Langsung kerja atau lanjut S2? Pilihan yang membingungkan bagi mahasiswa semester akhir maupun fresh graduate. Lulus kuliah bukanlah akhir dari suatu perjuangan para mahasiswa, tetapi awal dari suatu perjuangan yang lebih besar yaitu mewujudkan mimpi yang ada. Dilema ini diperparah dengan kondisi dimana membludaknya lulusan sarjana sehingga nilai sarjana dimata perusahaan turun harga dan fakta bahwa mahasiswa bukanlah tenaga siap kerja melainkan tenaga siap latih membuat sebagian lulusan fresh graduate ciut nyali jika harus bertarung di bursa lapangan kerja. Disisi lain, menjadi lulusan S2 dan meraih gelar magister tidak memberikan jaminan bahwa mahasiswa tersebut bisa langsung memperoleh pekerjaan yang diimpikannya padahal biaya dan usaha yang dikeluarkan untuk menempuh pendidikan S2 tidaklah sedikit, ditambah lagi rasa gengsi yang mungkin muncul karena merasa sudah lulusan S2 membuat mahasiswa kerap terlalu selektif dalam mengambil peluang pekerjaan yang ada. Lalu bagaimana solusinya?

Artikel ini mencoba membantu anda menjawab kegalauan yang ada dengan menyajikan sisi positif dan negatif dari setiap pilihan, serta apa saja yang perlu dipertimbangkan saat mengambil keputusan apakah memilih langsung kerja atau lanjut S2. Pada bagian akhir dari artikel ini, penulis mencoba memberikan rekomendasi dari berbagai sumber yang dapat dipertimbangkan sebelum memantapkan pilihan anda.

Continue reading…